<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>L  a   C   a   p   i   t   a   l   e</title>
	<atom:link href="http://lacapitale.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lacapitale.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Oct 2011 03:22:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lacapitale.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b15b674c8e8e694f51a372c52ae51023?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>L  a   C   a   p   i   t   a   l   e</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lacapitale.wordpress.com/osd.xml" title="L  a   C   a   p   i   t   a   l   e" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lacapitale.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku Anak Daerah</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/10/aku-anak-daerah/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/10/aku-anak-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 03:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[My Words on Them]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Tumbuh di Jakarta tidak serta merta membuat gue mengakui diri jadi anak Jakarta. Jakarta itu kejam bung! Agak sulit bagi gue untuk berbangga hati dengan dagu terangkat mengatakan gue punya kota yang hebat. Gue lahir di Medan, tumbuh dan hidup di sana selama delapan tahun. SD-SMA gue sekolah di  Jakarta, delapan tahun lagi. Tapi tetap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=432&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tumbuh di Jakarta tidak serta merta membuat gue mengakui diri jadi anak Jakarta. Jakarta itu kejam bung! Agak sulit bagi gue untuk berbangga hati dengan dagu terangkat mengatakan gue punya kota yang hebat.</p>
<p>Gue lahir di Medan, tumbuh dan hidup di sana selama delapan tahun. SD-SMA gue sekolah di  Jakarta, delapan tahun lagi. Tapi tetap belum bisa bikin gue mengakui gue anak Jakarta. Ditambah lagi hampir empat tahun gue kuliah dan tinggal di Bandung. Lalu kembali dari Bandung, gue kerja di Jakarta.</p>
<p>Perlu ditekankan, selama gue pindah dari Medan ke Pulau Jawa, gue Cuma beberapa bulan tinggal di Jakarta, di daerah Slipi. Tapi hingga saat ini gue tinggal di rumah ortu di Bintaro, Tangerang, Banten, alias ‘Bukan DKI Jakarta’.</p>
<p>Gue seakan-akan dipaksa untuk menjadi warga Jakarta. Turut menikmati macet dan tergesa-gesanya kota metropolitan,  menghirup polusi karena kurangnya udara bersih di sana, menaruh perhatian kepada undang-undang yang berlaku di kota itu, bahkan  harus menghafal banyak trayek angkutan kota di Jakarta. Tidak lupa, untuk bersenang-senang pun gue masih harus bergantung sama pusat-pusat hiburan dan mall-mall di Jakarta.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/monas.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-433" title="monas" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/monas.jpg?w=297&#038;h=444" alt="" width="297" height="444" /></a></p>
<p>Tapi yaah, mau dibilang sudah sangat menjiwai ibu kota juga gue tetap belum mau mengakui diri sebagai anak Jakarta. Bahkan dalam hati gue sekarang bilang ‘tolong kirim aku ke luar Jakarta’.</p>
<p>Beruntung sekali gue sekarang menjadi jurnalis koran nasional di halaman khusus Jabodetabek. Jadi tidak sia-sia juga semua pengalaman sebagai penghuni sementara kota Jakarta.</p>
<p>Mungkin buat yang baca bakal bilang ‘Songong baget lo! Lo kan salah satu penyumbang kesemrawutan Jakarta!’ Tapi dengan bangga gue bilang, gue adalah si pendatang yang tau sopan santun. Selalu mengantri dengan sopan, tidak pernah buang sampah sembarangan, dan setiap hari menggunakan kendaraan umum supaya tidak dibilang turut menyumbang polusi.</p>
<p>Kalau pendatang saja bisa sesopan gue, kenapa warga Jakarta sendiri tidak bisa?? Hayooo…</p>
<p>By the way, meski gak mau disebut anak Jakarta tampaknya gue rela di Jakartaisasi. Buktinya, gue tetap fasih berbahasa ala anak Jakarta dengan ber-‘gue-lo’ dan terkadang berbicara menggunakan lafal ‘e’ di setiap akhiran ‘a’.</p>
<p>Gue anak Jakarta? – Bukan, gue itu anak daerah.</p>
<p>Che<em>erio!</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://lacapitale.wordpress.com/category/cerita-cerita/'>Cerita-cerita</a>, <a href='http://lacapitale.wordpress.com/category/indonesiaku/'>Indonesiaku</a>, <a href='http://lacapitale.wordpress.com/category/my-words-on-them/'>My Words on Them</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/432/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=432&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/10/aku-anak-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/monas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">monas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pak Polisi</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/04/pak-polisi/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/04/pak-polisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 14:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Halo halo saya kembali menulis&#8230; Hampir setahun ya sejak update terakhir.. Hari ini diwarnai kehebohan karena sebuah lelucon yang lagi-lagi dikeluarkan oleh pejabat negara kita, seorang menteri. Ceritanya jam 9 tadi pagi (Selasa, 4/5) ada mobil  Toyota Camry yang dulu sempat bikin heboh itu sekarang bikin heboh lagi. Bukan karena harganya dan kesenjangan sosial yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=428&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo halo saya kembali menulis&#8230; Hampir setahun ya sejak update terakhir..</p>
<p>Hari ini diwarnai kehebohan karena sebuah lelucon yang lagi-lagi dikeluarkan oleh pejabat negara kita, seorang menteri.</p>
<p>Ceritanya jam 9 tadi pagi (Selasa, 4/5) ada mobil  Toyota Camry yang dulu sempat bikin heboh itu sekarang bikin heboh lagi. Bukan karena harganya dan kesenjangan sosial yang dibawanya. Tapi karena RI 32 yang ada di dalam mobil itu mengijinkan pengemudi mobilnya untuk masuk ke jalur busway.</p>
<p>Dan melenggang dengan cantik lah sedan hitam itu di jalur yang seharusnya khusus bus itu. Seorang warga Jakarta yang kreatif pun mengabadikan kesalahan Pak Menteri itu di Twitter-nya. Fotonya bisa dilihat <a href="http://tweetphoto.com/21000097">di sini.</a></p>
<p>Saya dan beberapa wartawan pun mentertawakannya. Kebetulan siang hari nya saya dan beberapa teman menghadiri konferensi pers Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia yang mendesak agar Pemprov DKI Jakarta segera berlakukan Standar Pengoperasian Minimum (SPM) Bus Transjakarta.</p>
<p>Kalau si Komo ngomong sih &#8220;Weleh-weleh..&#8221;</p>
<p>Baru kemarin saya yakin masih ada penegakan hukum yang tidak buta di Indonesia. Chaerul Saleh, pemulung yang dituduh memiliki ganja oleh aparat kepolisian, divonis bebas karena hal yang tidak pernah ia lakukan.</p>
<p>Tapi selang satu hari, saya melihat menteri dapat keistimewaan juga dalam hal melanggar peraturan lalu lintas. Baca-baca dari media online sih si RI 32 itu minta maaf dan berkata sudah mendapat ijin dari polisi. Pak Polisi yang mana Pak Menteri??</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/police-officer-t3608.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-429" title="police-officer-t3608" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/police-officer-t3608.jpg?w=318&#038;h=450" alt="" width="318" height="450" /></a></p>
<p>Dalam hati, saya pun penasaran..Pertunjukan apa lagi yang akan dipertontonkan pejabat?? Atau pertunjukan dari Pak Polisi kah yang akan muncul besok-besok?</p>
<p><em>Cheerio!</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://lacapitale.wordpress.com/category/cerita-cerita/'>Cerita-cerita</a>, <a href='http://lacapitale.wordpress.com/category/indonesiaku/'>Indonesiaku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=428&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2010/05/04/pak-polisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2010/05/police-officer-t3608.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">police-officer-t3608</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cita-cita</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2009/08/05/cita-cita/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2009/08/05/cita-cita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 12:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[My Words on Them]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Apa cita-cita mu? Setelah lulus dan diwisuda, adalah masa dimana saya merasa &#8216;inilah waktu untuk mengejar cita-cita gue&#8216;.  Tapi di saat yang bersamaan, saya mengakui bahwa ada perasaan lain yang datang, seperti: &#8216;apakah cita-cita gue itu pilihan yang tepat untuk hidup gue?&#8216; Belajar dari suatu pengalaman test kerja, saya setuju bahwa ada dua hal di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=423&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa cita-cita mu?</p>
<p>Setelah lulus dan diwisuda, adalah masa dimana saya merasa &#8216;<em>inilah waktu untuk mengejar cita-cita gue</em>&#8216;.  Tapi di saat yang bersamaan, saya mengakui bahwa ada perasaan lain yang datang, seperti: &#8216;<em>apakah cita-cita gue itu pilihan yang tepat untuk hidup gue?</em>&#8216;</p>
<p>Belajar dari suatu pengalaman test kerja, saya setuju bahwa ada dua hal di dalam hidup  yang sangat bergantung kepada pilihan kita dan takdir (atau jodoh kali ya). Kedua hal itu adalah pekerjaan dan pasangan hidup. Anda setuju dengan hal ini?</p>
<p>Ada berapa orang yang berhasil menjadikan cita-citanya menjadi pekerjaannya? Pertanyaan itu hampir sama dengan: Ada berapa orang yang berhasil hidup dari hobinya?</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-424" title="rainbow-clown-patty-vicknair" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/08/rainbow-clown-patty-vicknair.jpg?w=279&#038;h=420" alt="rainbow-clown-patty-vicknair" width="279" height="420" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Apakah badut sedari dulu memang bercita-cita menjadi badut?</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Apakah seorang presiden direktur sebuah bank besar sejak kecil ingin bekerja sebagai tukang hitung uang?</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Obama bisa saja sewaktu kecil pernah mengatakan dia ingin jadi presiden, tapi apakah dia benar-benar ingin jadi presiden hingga tidak ada cita-cita lain?</strong></p>
<p>***</p>
<p>Saya baru saja memasukkan lamaran ke Departemen Luar Negeri (Deplu). Sewaktu memutuskan untuk melamar Deplu dahulu, saya teringat cita-cita saya sedari awal kuliah: <em>gue pengen jadi wartawan perang</em>.</p>
<p>Baik Deplu, wartawan, atau pekerja sosial, itu semua pilihan dan rencana saya. Yang saya butuhkan saat ini adalah keinginan yang kuat untuk melaksanakan apa yang sudah saya pilih, tidak setengah-setengah. Plan A, plan B, atau plan C juga tetaplah sebuah pilihan, bukan?</p>
<p>***</p>
<p>Mari menyelamatkan cita-cita kita&#8230;</p>
<p><em>Cheerio!</em></p>
<br />Posted in Cerita-cerita, My Words on Them  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=423&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2009/08/05/cita-cita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/08/rainbow-clown-patty-vicknair.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rainbow-clown-patty-vicknair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Facebook = Langkah Awal Pelanggaran Hukum Pada Anak?</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/11/facebook-langkah-awal-pelanggaran-hukum-pada-anak/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/11/facebook-langkah-awal-pelanggaran-hukum-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 15:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini sekedar opini singkat dari saya, Terus terang, pada titik saat ini saya merasa sangat kurang menulis. Maka tidak ada salahnya kan jika kembali menulis dengan memulai dari opini sekarang. *** Anak dan Facebook Cerita 1: Siang tadi membuka profile Facebook saya. Tebak siapa yang ada di friend request saya! Seorang bayi berumur kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=419&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tulisan ini sekedar opini singkat dari saya, Terus terang, pada titik saat ini saya merasa sangat kurang menulis. Maka tidak ada salahnya kan jika kembali menulis dengan memulai dari opini sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">***</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:20px;font-weight:800;">Anak dan Facebook</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 1</strong>: Siang tadi membuka profile Facebook saya. Tebak siapa yang ada di <em>friend request</em> saya! Seorang bayi berumur kurang dari 1 tahun. Dia adalah sepupu dari seorang teman, yang memang lucu dan suka dikerubungin orang-orang untuk dicubitin pipi montoknya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 2:</strong> sudah beberapa bulan ini juga saya mengkonfirmasi friend request beberapa profile yang ternyata dimiliki oleh anak-anak SD. Ketika saya tanya: Kok kamu bisa punya fesbuk si? Ada yang menjawab: Iya kak, mau main games nya aja. Dan kemudian saya bertanya: Terus tanggal lahirnya gimana? Jawabnya adalah: yang bohong donk kak! Sambil menyengir.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 3</strong>: Denger-denger tu di Jakarta ini ada lagi tu TK atau Kelompok Bermain yang mewajibkan si anak punya account di situs gaul itu. Alasannya: supaya gurunya mudah untuk memberikan informasi kegiatan di sekolah kepada murid-muridnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga sumber cerita di atas memiliki sebuah persamaan bagi saya, yaitu: mempertanyakan peran orangtua masing-masing anak. Yah orangtua itu, bisa ayah/ibu, om-tante, atau bahkan kakak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang ada dipikiran saya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kini saya melihat bahwa kata-kata &#8216;punya facebook gak?&#8217; menjadi cukup sakral dalam pergaulan. Gak punya terkadang berarti gak gaul.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-420" title="do u have fb" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/do-u-have-fb.jpg?w=238&#038;h=178" alt="do u have fb" width="238" height="178" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kasus di atas, saya memiliki pemikiran tersendiri, yakni:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 1</strong>: duh gila, pede banget tu yang bikinin account facebook buat tu bayi! Segitunya ya, kenapa ga sekalian bikinin fan page aja?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 2</strong>: duh dek, kamu masih SD bukannya masih akrab dengan pelajaran baca dan tulis ya? Atau sekarang udah ga diajarin PPKN lagi ya? Pelaturan ada memang untuk dilanggar, tapi ga dari umur segitu juga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cerita 3</strong>: Kalo sampe tu orangtua bikinin account Facebook buat anaknya, mungkin ada baiknya si anak ganti sekolah aja.</p>
<p style="text-align:justify;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi ingat video Ibu dan Facebook. Mungkin gak kasus ini merupakan imbas dari gaulnya ibu-ibu jaman sekarang di dunia Facebook?</p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='600' height='368' src='http://www.youtube.com/embed/XQvndF6n-YU?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Cheerio!</em></p>
<br />Posted in Cerita-cerita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/419/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=419&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/11/facebook-langkah-awal-pelanggaran-hukum-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/do-u-have-fb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">do u have fb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Have a BIG THANK for You!</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/02/i-have-a-big-thank-for-you/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/02/i-have-a-big-thank-for-you/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 02:44:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Unpar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Ini ucapan terima kasih yang saya tulis di skripsi. Jika ada yang merasa berpartisipasi membantu, tapi belom kesebut, mohon maaf sebelumnya. *** Ucapan Terima Kasih Tuhan Yang Maha Baik, terima kasih atas segala berkat dan kemudahan yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Kebijakan Energi Uni Eropa dalam Upaya Mengatasi Krisis Minyak (2005-2008)” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=404&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:justify;"><span style="font-weight:800;"><br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;"><em>Ini ucapan terima kasih yang saya tulis di skripsi. Jika ada yang merasa berpartisipasi membantu, tapi belom kesebut, mohon maaf sebelumnya.</em></p>
<p style="text-align:justify;">***</p>
<h1 style="font-size:2em;text-align:center;"><strong>Ucapan Terima Kasih</strong></h1>
<p><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-406" title="thankyou" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou5.jpg?w=300&#038;h=204" alt="thankyou" width="300" height="204" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tuhan Yang Maha Baik, </strong>terima kasih atas segala berkat dan kemudahan yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Kebijakan Energi Uni Eropa dalam Upaya Mengatasi Krisis Minyak (2005-2008)”<strong> </strong>tepat pada waktunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan cinta yang tidak pernah putus dari <strong>Papa, Mama, Kiky, dan Rio</strong>. Terima kasih atas doa dan kesabaran Mama dan Papa untuk tetap mendukung skripsiku yang sempat tertunda. Terima kasih Kiky dan Rio adik-adikku yang (mungkin) juga mendoakan aku. <em>Keluarga kita menjadi semangat utama untukku segera menyelesaikan skripsi ini</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keluarga besar Tarigan-Sinulingga</strong> yang tidak berhenti mendoakan. Terima kasih Nek Biring yang selalu mendoakan saya. Keluarga di Slipi, Batang Serangan Medan, Pasar Tujuh Medan, dan keluarga di Simalingkar Medan, terima kasih atas segala doa dan dukungannya di hari-hariku kuliah, ujian, mennyelesaikan skripsi, juga sewaktu menjelang dan sesudah sidang.<em> Bujur melala man kam kerina.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak lupa kepada <strong>DR. Makmur Keliat</strong>, abang dan yang juga telah menjadi pembimbing yang memberi banyak pencerahanb kepada saya di waktu-waktu terakhir penulisan skripsi ini. Juga kepada istri, <strong>Kak Nova</strong>, yang tetap menyemangati di sela-sela hambatan yang saya temui.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-408" title="thankyou" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou31.jpg?w=203&#038;h=306" alt="thankyou" width="203" height="306" /></p>
<p style="text-align:justify;">Saya juga ingin mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan, ilmu, dan kesabaran dari <strong>Prof. Bob Sugeng Hadiwinata, Ph.D.</strong>, atas bantuan yang luar biasa dalam menyelesaikan skripsi ini di satu bulan menjelang deadline, juga telah membantu saya dalam mempersiapkan hingga menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih Mas Bob karena telah menerima saya sebagai mahasiswa bimbingan pindahn di tengah kesibukan Mas Bob.</p>
<p style="text-align:justify;">Juga kepada <strong>Prof. A. A. Banyu Perwita, Ph.D</strong>. yang telah membimbing skripsi saya selama hampir satu tahun di awal. Walau masa bimbingan berakhir dengan tidak begitu enak, saya berterima kasih atas ilmu dan pola pikir yang telah Mas Banyu berikan kepada saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih untuk <strong>Bonggas Adhi Chandra</strong><strong> S. IP., MIS</strong> dan <strong>Aknolt Khristian Pakpahan, S. IP., MA</strong> yang telah menguji skripsi saya. Terimakasih atas saran-saran yang diberikan untuk membuat skripsi saya menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kepada staff dosen dan karyawan HI Unpar. Terima kasih tidak terhingga kepada guru-guru saya selama kuliah di HI Unpar. Para dosen yang telah memberikan pengajaran yang membentuk saya hingga menyelesaikan kuliah di HI Unpar. Terima kasih <strong>Ibu Tien, Alm. Ibu Djuariah Utja, Ibu Martina, Pak Andung, Pak Darwin, Mas Sosro, Mas Nur, Mas Pur </strong>yang juga merupakan Ketua Jurusan HI<strong>, Mas Bob, Mas Banyu, Mas Aleks, Mas Adri, Bang Atom, Mas Ari, Mas Sapta, Bang Tian, Mas Irawan, Mbak Suke, Mbak Cia, </strong>dan<strong> Madam Linda,</strong> serta <strong>dosen-dosen MKU</strong> yang telah mengajar saya. Terima kasih juga kepada <strong>Mas Andreas Adi Cahyono</strong> atas informasi-informasi administratif yang sangat membantu saya selama kuliah, skripsi, hingga sidang skripsi.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-410 aligncenter" title="Thank you!" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou11.jpg?w=325&#038;h=216" alt="Thank you!" width="325" height="216" /></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em>Tidak lupa terima kasih atas dukungan dan semangat dari sahabat-sahabat <strong>LesBI21</strong> <strong>++ </strong>di kosan BI 21: <strong>Marcia Louise Mandagi </strong>yang akan selalu aku kenang suaranya, kebaikan hati, dan berbagai saran mujarab, dan kesabaran untuk menjadi teman; <strong>Jessica Nathalia Soeratman</strong> si kecil dan buas tapi merupakan seorang sahabat yang tidak kenal lelah untuk membantu; <strong>Larani Soraya </strong>partner mengerjakan skripsi di kosan yang tidak pernah berhenti menyemangati; <strong>Klara Maria Dara Caturningsih </strong>makasih atas bantuan-bantuanmu di kosan juga cerita-cerita penghapus penat skripsi; <strong>Widya</strong> <strong>Wati </strong>yang menambahkan banyak pengalaman untukku;<strong> Prissy Aprilia </strong>yang lemah lembut beserta <strong>Wiratama Endika</strong> yang sering ngajak jalan-jalan refreshing sewaktu mumet; <strong>Rabecca Tiffani </strong>yang sering nyeletuk asal tapi sangat menghibur dan <strong>Irfan Angga Lebang</strong> yang sangat membantu <em>backup data</em> di computer lama yang rusak, <strong>Tanti</strong> <strong>Meylinda</strong> si ‘pelit’ yang sering memberi candaan berarti; <strong>Isti </strong>yang juga hadir memberi hiburan di akhir-akhir pengerjaan skripsi; <strong>Vita</strong> yang telah menemani saya sidang bersama teman-teman; adik-adik di kosan: <strong>Iren Sylvana Lebang </strong>si ‘nyonya’ dan teman gereja bareng selama bertahun-tahun<strong>, Mohammad Iqbal Alie Tasrief </strong>si manja dan bawel. <em>Guys,</em><em> you are the best I ever had in Bandung. Big thank you for your kindness, time for having fun and crying together. Thank you for so many lessons learned we had from gossip, chitchat, etc.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak lupa terima kasih kepada kakak-adik <strong>Erica</strong> <strong>Widjarnako</strong>, dan <strong>Dania Widjarnako </strong>yang sering mengisengi saya namun selalu menghibur di kala penatnya skripsi. Makasih pijatan-pijatan mujarab dan Bailey’s di hari-hari menjelang sidangnya ya, Dania.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Teman-teman seperjuangan di HI Unpar angkatan 2005, terutama: <strong>Alicia Madrileńa Simanungkalit </strong>si Batak yang telah banyak menjadi partner selama kuliah dan memberikan pemikiran-pemikiran baru kepada saya, <strong> Bernadetta Kusumaning Handayani </strong>yang selalu meceriakan hari-hari,<strong> Jumice Chandra </strong>yang banyak sekali saya repotkan dalam proses penyelesaian skripsi<strong>, Sylvie Tanaga ‘</strong>guru’ selama kuliah<strong>, Getruida Harmoniati </strong><strong>Hardjowijono </strong>‘satpam’ skripsi saya yang mengganti <em>password </em><em>‘</em>setan’ Facebook dan rajin mengontrol kemajuan skripsi di tengah malam sampai subuh-subuh<strong>, Brigita Mikaela Sari Widita </strong>makasih info-info skripsi kita yang mirip itu,<strong> Sri Dwi Mulyani </strong>konselor pribadi menjelang sidang makasih masukan-masukannya, dan<strong> Wulani Sriyuliani</strong> teman seperjuangan 2 semester 1 pembimbing dan akhirnya selesai juga bersama. <em>You are also the best thing of mine in Bandung</em>. Senang mengenal kalian semua!</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk teman-teman yang dahulu satu pembimbing: <strong>Anggia, Bono, Rean, Djaki, Wulan, Felysa, Nya, Indri, dan Widya.</strong> Terimakasih atas saling menyemangati di antara kita ya!</p>
<p style="text-align:justify;">Juga untuk teman-teman satu bimbingan dengan Mas Bob: <strong>Felysa, Yoeman, dan Anisha.</strong> Terima kasih atas bagi-bagi informasi dan saling menyemangatinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Makasih buat <strong>Caecilia Dian ‘Panda’ Pratiwi</strong> atas bantuan mentranslate, dan ngeprint darurat di kosannya. Thank you Pan!</p>
<p style="text-align:justify;">Teman-teman <strong>Delegasi Yunani </strong>di<strong> Praktek Diplomasi 2008</strong>: <strong>Sebastianus Airlangga </strong>(makasih pinjaman bukunya Ga!)<strong>, Sri Dwi Mulyani, Jessica Nathalia, Sarwendah Palupi Utami, dan Natasya Muliandari</strong>. Terima kasih atas kerjasama, pengalaman, dan hiburan-hiburan yang kalian berikan. Kapan lagi kita rekaman video ST-12? J</p>
<p style="text-align:justify;">Teman-teman <strong>KSMPMI</strong>, terutama inti dari <strong>masa jabatan 2007-2008</strong>: <strong>Rean, Dita, Lena, Wulan, Retta, Jaki, Lora, Alicia, Tricia, </strong>dan<strong> Tingting</strong>. Anak-anak Litbang 2007-2008: <strong>Yani, Adhi, Gladys, Lestio, Dani,</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-weight:normal;">Terima kasih kepada senior-senior saya, yang telah menjadi mentor sejak awal kuliah. <strong>Calvin Michel Sidjaja</strong>, <strong>Angelia Cecilia Kustomo</strong>, dan <strong>Patrick Henrikus Tangkau</strong>. Pengalaman dengan kalian yang berawal dari Litbang KSMPMI itu luar biasa!</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kepada senior-senior lain di kampus. Terima kasih untuk <strong>Patrick Hutapea </strong>yang memberi semangat di minggu-minggu kritis deadline. Jadi teringat, makasih juga Bang, dulu udah nganterin ke kantor polisi dan minjemin uang waktu aku  kehilangan dompet di awal kuliah. Terima kasih kepada <strong>Maria Benedicta ‘Bene’ Diah Kristanti</strong><strong> </strong>yang sedari awal saya seminar sudah memberikan banyak sekali informasi hingga pada proses skripsi juga. Terima kasih kepada <strong>Danang Surowilopo</strong> yang membantu sewaktu mencari data di PELANGI dan kiriman info-infonya lewat email. Juga kepada <strong>Atri</strong> yang memberikan satu postingan khusus di blog sewaktu bosan di akhir pengerjaan skripsi saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih juga kepada teman-teman sekalian yang berkontribusi dalam menyemangati saya selama pengerjaan skripsi: <strong>Benedicta Trixie Ariestanti, Mario Masaya, Meutia Ananda,</strong> dan kepada teman-teman dan pihak-pihak lain di Unpar yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu yang selama ini telah membantu kelancaran kuliah saya selama di Bandung. Terimakasih atas dukungan dan semangatnya yang selalu diberikan kepada saya.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-413" title="thankyou4" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou42.jpg?w=300&#038;h=204" alt="thankyou4" width="300" height="204" /></p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih kepada sahabat-sahabat saya <strong>Icha, Emen, Lora, </strong>dan<strong> Putri</strong> yang telah memberikan banyak sekali dukungan dan semangat selama saya menjalani skripsi ini. Juga kepada <strong>Rio Sebayang</strong> yang juga memberi banyak masukan dan cerita, dan mendengarkan keluhan saya selama menyelesaikan skripsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih juga kepada 2 sahabat dari SMA 47: <strong>Trinzky Ginting</strong> dan <strong>Cinthya Manuhutu</strong>. Terima kasih kalian memberi banyak hiburan lewat gossip dan chitchat sewaktu proses skripsi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih kepada teman-teman di Permata GBKP Kebayoran Lama tempat saya biasa mengadu soal skripsi di kala kabur ke Jakarta. Terima kasih <strong>Sisda </strong><strong>Bang Mazmur, Kak Etha, Lucky, Kak Mita, Kak Meltha, Bang Anta dan Kak Ebha</strong>. Banyak sekali nasihat kalian yang telah membentuk pemikiran saya disaat melahap skripsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih untuk semua kenangan dan cerita yang saya dapat dari teman-teman HI Unpar yang lain yang tidak tersebutkan satu-persatu namanya. Menjadi bagian dari HI Unpar 2005 adalah sebuah anugerah yang tidak terkira.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-412 aligncenter" title="THANK YOU" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thank-you.jpg?w=329&#038;h=307" alt="THANK YOU" width="329" height="307" /></p>
<p style="text-align:justify;">***</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Cheerio!</em></p>
<br />Posted in Cerita-cerita, Kampus Unpar  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/404/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=404&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2009/07/02/i-have-a-big-thank-for-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">thankyou</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">thankyou</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Thank you!</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thankyou42.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">thankyou4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/07/thank-you.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">THANK YOU</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jobless or Less Job?</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2009/06/21/jobless-or-less-job/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2009/06/21/jobless-or-less-job/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 09:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Unpar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[15 Juni kemarin saya sidang S1 di HI Unpar. Sidang yang menegangkan, karena saya sendiri sempat merasa tidak pede. Dan untungnya, saya beruntung bisa mendapat nilai 80 pas dengan nilai akhir A. Saya lalu  berpikir bahwa angka 80 itu merupakan angka kasihan yang diberikan entah oleh dosen pembimbing atau dosen penguji saya. Mungkin karena mengingat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=401&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">15 Juni kemarin saya sidang S1 di HI Unpar. Sidang yang menegangkan, karena saya sendiri sempat merasa tidak pede. Dan untungnya, saya beruntung bisa mendapat nilai 80 pas dengan nilai akhir A.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya lalu  berpikir bahwa angka 80 itu merupakan angka kasihan yang diberikan entah oleh dosen pembimbing atau dosen penguji saya. Mungkin karena mengingat &#8216;nasib&#8217; saya di H-sebulan skripsi harus berganti dosen karena satu dan lain hal. Atau mungkin nilai itu ada karena kedua orang tua saya ada di depan ruang sidang untuk menunggui saya. Atau (sukur-sukur) karena saya dipandang sedikit rajin, maka nilai A itu pun diberikan. Tapi entah dari mana pun asalnya, saya (berusaha) tidak peduli lagi, karena huruf A akan segera tercetak di transkrip saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan selamat datang di Jobless Club!</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak teman saya yang berkata demikian setelah saya menjadi sarjana. Selain <em>jobless</em>, saya pun merasa sangat <em>less job</em>. Padahal, masih banyak revisi skripsi yang harus saya kerjakan. Alhasil, saya pun berteman dengan game Restorant City yang ada di Facebook. Asik lho game nya!</p>
<p style="text-align:justify;">Oiya, <strong>Facebook </strong><em>!</em></p>
<p style="text-align:justify;">Selama +/- 1 bulan sebelum deadline draft skripsi, saya meminta seorang teman untuk mengganti password account saya di situs gaul itu. Kenapa? Karena pada titik tertentu, saya pun merasa tidak berdaya untuk menolak godaan setan yg bernama wall2an, komen foto, komen status, atau maen Pet Society. Makanya, terkadang langkah ekstrim pun perlu dilakukan. Tapi walaupun Facebook berganti password, ngeblog tetap jalan, rajin malah. Lihat aja tuh, postingan di blog ini rame banget di bulan Mei.</p>
<p style="text-align:justify;">OK sekian, saya memang pengangguran yang sedang tidak banyak kerjaan, menjadi jobless yang juga less job.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya juga sangat sabar menunggu hari wisuda lhoo&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Cheerio!</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-402" title="graduation_cap" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/06/graduation_cap.jpg?w=360&#038;h=221" alt="graduation_cap" width="360" height="221" /></p>
<br />Posted in Cerita-cerita, Kampus Unpar  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/401/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=401&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2009/06/21/jobless-or-less-job/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/06/graduation_cap.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">graduation_cap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demokrasi di Gereja(ku)</title>
		<link>http://lacapitale.wordpress.com/2009/05/28/demokrasi-di-gerejak/</link>
		<comments>http://lacapitale.wordpress.com/2009/05/28/demokrasi-di-gerejak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 19:18:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edna Tarigan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lacapitale.wordpress.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin berbagi sebuah cerita lagi. Weekend kemarin saya pulang ke rumah atas permintaan orangtua. Salah satu alasannya adalah karena hari Minggu (24 Mei) kemarin diadakan sebuah ajang yang diadakan 4 tahun sekali, yakni Pemilihan Pertua dan Diaken di gereja saya, GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) cabang Kebayoran Lama. Pertua dan Diaken atau biasa juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=397&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya ingin berbagi sebuah cerita lagi. <em>Weekend</em> kemarin saya pulang ke rumah atas permintaan orangtua. Salah satu alasannya adalah karena hari Minggu (24 Mei) kemarin diadakan sebuah ajang yang diadakan 4 tahun sekali, yakni Pemilihan <em>Pertua</em> dan <em>Diaken</em> di gereja saya, <strong><a href="http://gbkp-jakpal.org/">GBKP (Gereja Batak Karo Protestan)</a></strong> cabang Kebayoran Lama. <em>Pertua </em>dan<em> Diaken</em> atau biasa juga disebut Penatua dan Diakon) adalah sebutan untuk para majelis di gereja, yaitu orang-orang yang menjadi wakil jemaat, melayani Tuhan dan Jemaat, dan mengatur segala seluk beluk gerejawi baik secara fisik maupun kebaktian.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-397"></span>Sebelumnya, biar saya menjelaskan terlebih dahulu posisi saya di GBKP Kebayoran Lama. Tentu saja saya bukan seorang jemaat yang istimewa, sedikit tahu banyak tentang gereja ini dikarenakan ibu saya adalah seorang Diaken, saya cukup aktif di aktivitas kepemudaan gereja yang berada di bawah naungan organisasi yang disebut Permata GBKP,  namun dikarenakan saya harus menuntut ilmu di Bandung maka selama hampir 4 tahun saya  berada di GBKP Kebayoran Lama hanya dalam rasio 1x sebulan. Atas dasar pernyataan terakhir ini saya berani mengatakan bahwa saya menilai objektif tentang ajang Pemilihan Pertua Diaken itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Selagi maraknya Pemilu di negara, gereja GBKP (sepertinya GBKP se Indonesia) pun tidak ketinggalan mengadakan ajang demokrasi di dalam tubuh kepengurusan majelis gereja. Layaknya pemilihan calon legislatif, jemaat di gereja saya, GBKP Kebayoran Lama, pun diberikan hak suara untuk memilih siapa-siapa saja yang mewakili mereka dalam urusan gerejawi (saya menyebutkan ini Gerejawi, bukan Rohani, karena merujuk kepada urusan yang berkaitan dengan Gereja, bukan hubungan pribadi dengan Tuhan).</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti Pemilu Caleg juga, dimana pemilih memilih Caleg dari wilayahnya masing-masing, disini jemaat selaku pemilih pun memilih calon majelis dari rayon masing-masing. Jemaat sebelumnya mencalonkan individu-individu yang layak dan terpanggil untuk melayani di pertemuan di rayon mereka masing-masing. Biasanya tiap rayon mencalonkan 3-10 orang, tapi hanya 2-3 orang aja yang nantinya akan dipilih. Setelah itu, selain memilih dari rayon masing-masing, jemaat pun  berhak memilih calon dari rayon lain. Jadi kira-kira seperti ini penggambarannya: Saya terdaftar sebagai anggota jemaat GBKP Kebayoran Lama rayon Bintaro, beberapa minggu sebelum pemilihan, anggota rayon Bintaro pun menunjuk orang-orang yang dianggap pantas dan terpanggil untuk menjadi majelis di gereja. Di saat yang bersamaan, rayon-rayon lain pun melakukan hal yang sama, memilih calon dari wilayah mereka. Pada hari H, jemaat pun memilih sebagian dari calon di rayonnya, dan juga sebagian dari calon di rayon lain.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-398" title="kotak suara1" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/05/kotak-suara1.jpg?w=360&#038;h=271" alt="kotak suara1" width="360" height="271" /></p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata Pemilihan Pertua &amp; Diaken ini pun mirip dengan Pemilu di tingkat nasional. Di samping hal-hal yang sudah saya tuliskan di atas, rupanya ada juga trik-trik yang terjadi layaknya aksi kampanye di Pemilu Nasional.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah yang saya herankan, dalam pandangan saya, status &#8216;anggota majelis gereja&#8217; adalah status gerejawi sekaligus rohani; dan jelas tidak semenarik menjadi anggota DPR. Menjadi anggota majelis di greja berarti harus meluangkan waktu, tenaga, dan tidak jarang isi dompet pun diluangkan, namanya juga pelayanan. Tapi mengapa ada saja pihak-pihak yang menganggap bahwa status anggota majelis gereja adalah suatu prestasi politis dalam lingkup gereja.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur karena saya mempunyai ibu yang bijaksana. Sewaktu pagi-pagi sebelum berangakat ke gereja, Mama berkata kepada kami anak-anaknya kurang lebih seperti ini <em>&#8220;Seperti kalian tahu, hari ini di gereja ada pemilihan Pertua dan Diaken. Mama menjadi calonnya. Hanya saja Mama mau kalian bersiap-siap apa pun hasilnya nanti. Mama bisa saja terpilih lagi, tapi bisa juga tidak,&#8221;</em> Dan sesudah Mama berbicara, saya dengan menanggapi dengan asal <em>&#8220;Yaah, ambil sisi positifnya ajalah, kalo Mama gak kepilih, berarti Mama gak perlu ikut rapat majelis tiap Jumat di awal bulan ampe tengah malem,&#8221; </em>lalu Mama pun menanggapi lagi, <em>&#8220;Bukan itu maksud Mama, yang perlu diingat, meskipun mama nanti gak jadi diaken lagi, itu berarti Mama bisa melakukan pelayanan yang lain yang selama ini belum bisa Mama lakukan,&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Itulah intinya, di GBKP, selain melayani menjadi anggota majelis gereja, jemaat juga bisa berpartisipasi di lembaga-lembaga yang ada di gereja. Ada lembaga kepemudaan (Permata), ada lembaga persekutuan ibu-ibu (Moria), ada juga lembaga persekutuan bapak-bapak (Mamre), atau lembaga persektuan untuk anak dan remaja (KA/KR). Hanya saja, secara simbolis, saya dapat mengatakan bahwa lembaga-lembaga itu &#8216;<em>tidak sekinclong</em>&#8216; menjadi anggota majelis gereja.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-399" title="pemilihan" src="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/05/pemilihan.jpg?w=360&#038;h=271" alt="pemilihan" width="360" height="271" /></p>
<p style="text-align:justify;">Trik-trik kampanye apa yang saya lihat di pemilihan Pertua &amp; Diaken kemarin? Hahaha, saya ingin tertawa bila mengingatnya lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari itu, saya sering melihat wajah &#8216;Ayo Pilih Saya&#8217; di muka para calon majelis. Tidak jarang juga saya mendengar suara-suara &#8216;Jangan Lupa Pilih Aku ya!&#8217;. Bahkan ada lagi yang berbicara seperti ini kepada saya <em>&#8220;Na, aku tadi uda milih Mama mu, lho,&#8221;</em> dan langsung gue timpali dengan <em>&#8220;Ya terrrrussss?&#8221;</em>, lalu orang itu berkata lagi <em>&#8220;Ya maksudnya Edna juga pilih Mamaku&#8221;. </em>Dan saya hanya menimpali dengan tawa pelan, tapi berarti jijik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kotor!</p>
<p style="text-align:justify;">Itu yang bisa saya ambil dari Pemilihan Pertua &amp; Diaken  kemarin. Bahkan lebih kotor daripada Pemilu Nasional. Karena itu dilakukan di lingkup gereja. <em>Come on</em>, mending Politik Kampus deh daripada Politik Gereja!</p>
<p style="text-align:justify;">Belum lagi, saya mendengar ada aja calon-calon majelis yang bertanya kepada jemaat <em>&#8216;Berapa nomor sepatumu?</em><em>&#8216;</em>. Yah ngertilah kan apa maksudnya?<em> </em><em>Bloody hell! </em></p>
<p style="text-align:justify;">Atau ada lagi ni yang menurut saya sangat kacau secara administratif, tapi malah dimaklumi (bahkan diubah peraturannya) oleh panitia pemilihannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ceritanya, ada peraturan tertulis yang menyebutkan bahwa masing-masing rayon diharuskan mencalonkan jumlah calon majelis 2xlipat dari yang dibutuhkan di tiap-tiap rayon. Dan jika ada rayon yang jumlah calonnyatidak mencapai minimal 2x lipat dari jumlah yang dibutuhkan, maka rayon-rayon lain pun diharuskan memberikan &#8216;bantuan calon&#8217; kepada rayon yang kekurangan. Dengan persyratan, orang yang akan diserahkan ke rayon lain pun nantinya harus menjalankan tugas pelayanannya di rayon tempat ia terpilih. Misalnya di Rayon Bintaro membutuhkan 3 orang Pertua dan  3 orang Diaken, maka nama yang maju minimal harus 6 orang calon Pertua dan Calon Diaken. Dan jika di Rayon Bintaro ada lebih dari 6 nama calon, maka sisanya bisa diserahkan ke rayon lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Prakteknya?</p>
<p style="text-align:justify;">Di hari pemilihan kemarin saya pun tertawa sinis melihat adanya tulisan <strong>&#8216;Tidak Perlu Dipilih Lagi&#8217; </strong>di atas sejumlah nama calon di kertas suara. Calon-calon majelis itu tidak perlu dipilih lagi, karena otomatis telah terpilih. Rayon asalnya memerlukan 2 orang, tapi hanya menyediakan 2 orang sebagai calon. Dan tentunya mutlak 2 orang itu saja yang terpilih.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk apa diadakan pemilihan kalau begitu? Ketika saya menanyakan hal itu kepada panitia pemilihan, mereka memberikan alasan: <em>&#8220;rayon itu tidak punya orang lagi&#8221;</em>. Dengan kata lain, peraturan yang ada pun telah diubah. Yaaah, memang, peraturan diciptakan untuk dilanggar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan satu lagi, ada hal yang saya sesalkan dari pemilihan kemarin. Banyak orang-orang yang sebenarnya pantas (pintar, berpengetahuan luas, dan bisa dijamin benar-benar berniat melayani) menjadi majelis gereja, tapi sayangnya mereka tidak terpilih.  Ciri khas demokrasi di Indonesia, dimana orang-orang yang pantas terpilih justru tidak terpilih karena kurang populer.</p>
<p style="text-align:justify;">Well, that&#8217;s all my stories about democracy at my church. Sebenarnya masih banyak cerita baik-buruk nya jabatan gerejawi. Tapi yaah, sedikit malas membahas hal-hal seperti itu di blog ini.</p>
<p style="text-align:justify;">I need feedback or response on it. Dan buat jemaat GBKP yang membacanya, please correct me if I am wrong..</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Cheerio!</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in Cerita-cerita, Reviews  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lacapitale.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lacapitale.wordpress.com/397/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lacapitale.wordpress.com&amp;blog=3087740&amp;post=397&amp;subd=lacapitale&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lacapitale.wordpress.com/2009/05/28/demokrasi-di-gerejak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb9e0e8b2d2caf26c773f485b9cfb2fa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lacapitale</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/05/kotak-suara1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kotak suara1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lacapitale.files.wordpress.com/2009/05/pemilihan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pemilihan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
