e l a t i p a c a l – 10272008

10272008

Suatu hari aku berpikir
jika mata memberi hijau pada daun,
merah pada kelopak mawar,
apakah itu memang warna sesungguhnya?
Atau hanya mata yang menipu fakta?

Lalu kemudian aku berpikir lagi,
jika tangis muncul di saat hati sakit,
dan tawa adalah hasil dari kepuasaan hati,
mungkinkah itu hanya permainan paradigma yang telah terbentuk?
Atau memang hati yang bergerak mengeluarkannya?

Dan suatu pagi aku melihat senyum
yang terindah dari yang ada,
yang menghibur atas hilangnya kenaifan…
Apakah itu hanya senyum yang kuanggap ada karena aku sedang bersedih?
Ataukah benar sebuah senyum karena ia bahagia?

Menarilah diri,
di sela bebagai pikiran yang akan meracunimu…
Tangkaplah kebenaran,
Sebelum kau tahu ia pergi menjauh
karena tidak ada lagi kejujuran,
dan tipu merajalela…
Dan menangislah,
jika kau sadar,
bahwa kau telah menghilangkan kedamaian
juga segala kenikmatan bagi dirimu.

Bandung, Oct 27th, 2008


About this entry