Facebook = Langkah Awal Pelanggaran Hukum Pada Anak?

Tulisan ini sekedar opini singkat dari saya, Terus terang, pada titik saat ini saya merasa sangat kurang menulis. Maka tidak ada salahnya kan jika kembali menulis dengan memulai dari opini sekarang.

***

Anak dan Facebook

Cerita 1: Siang tadi membuka profile Facebook saya. Tebak siapa yang ada di friend request saya! Seorang bayi berumur kurang dari 1 tahun. Dia adalah sepupu dari seorang teman, yang memang lucu dan suka dikerubungin orang-orang untuk dicubitin pipi montoknya.

Cerita 2: sudah beberapa bulan ini juga saya mengkonfirmasi friend request beberapa profile yang ternyata dimiliki oleh anak-anak SD. Ketika saya tanya: Kok kamu bisa punya fesbuk si? Ada yang menjawab: Iya kak, mau main games nya aja. Dan kemudian saya bertanya: Terus tanggal lahirnya gimana? Jawabnya adalah: yang bohong donk kak! Sambil menyengir.

Cerita 3: Denger-denger tu di Jakarta ini ada lagi tu TK atau Kelompok Bermain yang mewajibkan si anak punya account di situs gaul itu. Alasannya: supaya gurunya mudah untuk memberikan informasi kegiatan di sekolah kepada murid-muridnya.

Ketiga sumber cerita di atas memiliki sebuah persamaan bagi saya, yaitu: mempertanyakan peran orangtua masing-masing anak. Yah orangtua itu, bisa ayah/ibu, om-tante, atau bahkan kakak.

Apa yang ada dipikiran saya?

Kini saya melihat bahwa kata-kata ‘punya facebook gak?’ menjadi cukup sakral dalam pergaulan. Gak punya terkadang berarti gak gaul.

do u have fb

Dalam kasus di atas, saya memiliki pemikiran tersendiri, yakni:

Cerita 1: duh gila, pede banget tu yang bikinin account facebook buat tu bayi! Segitunya ya, kenapa ga sekalian bikinin fan page aja?

Cerita 2: duh dek, kamu masih SD bukannya masih akrab dengan pelajaran baca dan tulis ya? Atau sekarang udah ga diajarin PPKN lagi ya? Pelaturan ada memang untuk dilanggar, tapi ga dari umur segitu juga.

Cerita 3: Kalo sampe tu orangtua bikinin account Facebook buat anaknya, mungkin ada baiknya si anak ganti sekolah aja.

***

Jadi ingat video Ibu dan Facebook. Mungkin gak kasus ini merupakan imbas dari gaulnya ibu-ibu jaman sekarang di dunia Facebook?

Cheerio!


About this entry