Pak Polisi

Halo halo saya kembali menulis… Hampir setahun ya sejak update terakhir..

Hari ini diwarnai kehebohan karena sebuah lelucon yang lagi-lagi dikeluarkan oleh pejabat negara kita, seorang menteri.

Ceritanya jam 9 tadi pagi (Selasa, 4/5) ada mobil  Toyota Camry yang dulu sempat bikin heboh itu sekarang bikin heboh lagi. Bukan karena harganya dan kesenjangan sosial yang dibawanya. Tapi karena RI 32 yang ada di dalam mobil itu mengijinkan pengemudi mobilnya untuk masuk ke jalur busway.

Dan melenggang dengan cantik lah sedan hitam itu di jalur yang seharusnya khusus bus itu. Seorang warga Jakarta yang kreatif pun mengabadikan kesalahan Pak Menteri itu di Twitter-nya. Fotonya bisa dilihat di sini.

Saya dan beberapa wartawan pun mentertawakannya. Kebetulan siang hari nya saya dan beberapa teman menghadiri konferensi pers Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia yang mendesak agar Pemprov DKI Jakarta segera berlakukan Standar Pengoperasian Minimum (SPM) Bus Transjakarta.

Kalau si Komo ngomong sih “Weleh-weleh..”

Baru kemarin saya yakin masih ada penegakan hukum yang tidak buta di Indonesia. Chaerul Saleh, pemulung yang dituduh memiliki ganja oleh aparat kepolisian, divonis bebas karena hal yang tidak pernah ia lakukan.

Tapi selang satu hari, saya melihat menteri dapat keistimewaan juga dalam hal melanggar peraturan lalu lintas. Baca-baca dari media online sih si RI 32 itu minta maaf dan berkata sudah mendapat ijin dari polisi. Pak Polisi yang mana Pak Menteri??

Dalam hati, saya pun penasaran..Pertunjukan apa lagi yang akan dipertontonkan pejabat?? Atau pertunjukan dari Pak Polisi kah yang akan muncul besok-besok?

Cheerio!


About this entry